Dunia Menanggung Perilaku Boros AS
September 22, 2008 by verdinand
Filed under EKO-POL-IN
(Diambil dari kompas.com, edisi 15 September 2008)
Saat ini seluruh dunia harus menanggung akibat dari borosnya perekonomian Amerika Serikat. Perilaku boros yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat AS telah membuat perekonomian dunia menjadi tidak seimbang. Demikian dikatakan Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, akhir pekan lalu. ”Pemerintah dan rakyat AS sama-sama boros. Keuangan Pemerintah AS dibiarkan defisit tinggi karena harus membiayai perang dan program jaring pengaman sosialnya, sementara perilaku rakyatnya besar pasak daripada tiang,” ujarnya. Read more
Perdagangan Bebas dan Pembangunan
September 18, 2008 by verdinand
Filed under EKO-POL-IN, diplomacy, domestik
Syamsul Hadi (Pengajar Departemen Hubungan Internasional dan Kepala Cluster of Global Awareness FISIP UI)
Perundingan maraton dalam Konferensi Tingkat Menteri WTO di Geneva, 21-30 Juli, berakhir tanpa kesepakatan baru dalam perdagangan global. Negosiasi menemui jalan buntu ketika membahas mekanisme perlindungan atas sektor pertanian di negara-negara berkembang terhadap liberalisasi perdagangan yang lebih luas. Read more
Citizen Service
September 9, 2008 by verdinand
Filed under EKO-POL-IN
(Verdinand R. S.Sos., Editor in Chief portalHI)
Baru saja Sabtu lalu saya mengikuti ujian penerimaan CPNS Deplu di Arena Kemayoran PRJ. Salah satu soalnya tertulis: “Salah satu kewajiban Deplu RI adalah citizen service. Jelaskan pendapat Anda mengenai citizen service ini?”. Kita semua tahu bahwa salah satu kewajiban utama dari Kedutaan dan Konsuler RI adalah melindungi warga negara RI di negara lain. Para diplomat yang terhormat itu dibayar oleh negara untuk menunaikan tugas yang mulia tersebut. Namun apa yang terjadi? Ironis! Saya kaget membaca headline salah satu surat kabar ibukota kemarin yang tertulis “TKW Dihajar di depan Menteri”. Saya jauh lebih kaget lagi kalau penyiksaan itu dilakukan oleh staf Konsulat Jenderal RI di Hongkong. Read more
About Suharto
September 2, 2008 by verdinand
Filed under non-konvensional, perang damai
(Avie Azis, Student of Master of Science in Foreign Service, University of Georgetown, USA)
‘Memory says, want to do it right? Don’t count on me…’
– Adrienne Rich, Atlas of a Difficult World
I owe writing this to some people who asked me early this year what my thoughts were of Soeharto. This is now September, so it’s a very tardy reply. A favorite professor once said that if you can’t finish a draft within a certain designated time, it means that you have not thought the issue through. I have not been able to think Soeharto through. I am of course, hardly the only person who is unable to do so. Last March, five former U.S. ambassadors to Indonesia (The Five Sages, they are called, among them Wolfowitz) gathered together in Cosmos Club in DC and shared their memories of him. They too, could only give sketches and glimpses, sometimes anecdotal (many somehow related to animals: Soeharto and his cows. Soeharto and his mesmerizing fish). For a while I felt like I had an excuse: if wise men of America could not think him through, then I should be forgiven– Read more

