EU ban: Colonial mindset

August 25, 2008 by verdinand  
Filed under EKO-POL-IN

(Chappy Hakim, Retired Air Chief Marshal Chappy Hakim Former chairman of the National Team for the Evaluation of Transportation Safety and Security)

It is undeniable that Indonesia’s aviation industry is in a bad condition. The accidents which have occurred in the last five years have exceeded acceptable standards. In almost every airline there are deficiencies that are principle in nature. A lack of discipline, lax licensing restrictions, sloppy management and enforcement of rules, poor education and training within the industry, unauthorized tariffs and the non-existence of a “reward/punishment” system have all contributed to this dire situation.

Inevitably, because of its international nature, the Indonesian aviation situation attracted the attention of the rest of the world. The ICAO (International Civil Aviation Organization) downgraded Indonesia’s national aviation level. Meanwhile, Australia, Japan, Saudi Arabia, South Korea and others undertook their own “clarification” and “auditing” of Indonesia’s aviation industry. Read more

Cemburu

August 23, 2008 by verdinand  
Filed under EKO-POL-IN, non-konvensional

(Verdinand Robertua, S.Sos., Editor in Chief portalHI)

Menarik sekali setelah membaca tulisan Evi Fitriani pada Kompas hari ini, (23/8) yang berjudul Olimpiade Beijing dan softpower China. Saya jadi tertarik untuk berpikir apa yang diharapkan oleh China dari Olimpiade yang megah ini. Apakah hanya karena China ingin menunjukkan bahwa China adalah negara yang luar biasa hebat? Atau karena ada tujuan lain yang ingin dicapai China? Read more

Reformasi Islam untuk Menantang Benturan Peradaban

August 19, 2008 by verdinand  
Filed under book review, non-konvensional

Sebenarnya sudah lama saya ingin membaca buku karangan Irshad Manji yang berjudul Faith without Fear atau yang dalam terjemahan Indonesia diberi judul Beriman Tanpa Rasa Takut. Namun baru kini niat itu tersalurkan. Read more

Georgia: Krisis Baru Menuju Babak Baru dalam HI?

August 12, 2008 by verdinand  
Filed under perang damai

(Rahadhian T. Akbar, peneliti dan aktif mengajar di Pascasarjana HI FISIP UI)

Eropa kembali menghadapi konflik. Georgia harus menarik kembali pasukannya dari Irak untuk menghadapi gerilyawan. Untuk pertama kalinya sejak Soviet runtuh, Rusia menyerang langsung sebuah kawasan damai. Korban sementara dilaporkan melebihi 100 orang. Uni Eropa dan AS menekan Rusia untuk segera mengadakan penyelesaian damai, sementara itu, AS telah mengirimkan pasukan kaukasusnya untuk menghentikan pertumpahan darah. Bush dengan tegas menyatakan bahwa krisis yang terjadi di negara asal pemilik klub sepakbola Chelsea itu akan membahayakan perdamaian regional. Dewan Keamanan PBB sendiri masih belum menemui kata sepakat kepada sebuah resolusi untuk penyeruan gencatan senjata di South Ossetia. Dalam kerangka ini, sepertinya tidak akan ada jalan untuk perdamaian dalam waktu dekat untuk South Ossetia. Read more

Kritik terhadap Teori Perdamaian Demokratik

August 11, 2008 by verdinand  
Filed under non-konvensional, perang damai

Asrudin
(Staff peneliti di Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia, penulis di Asrudian Center)

even though liberal states have become involved in numerous wars with nonliberal states, constitutionally secure liberal states have yet to engage in war with one another’
Michael Doyle (1983)

If only it were so…

George W. Bush pernah mengatakan bahwa Yesus adalah filsuf politik favoritnya, akan tetapi gagasannya tentang kebijakan luar lebih condong pada filsuf kenamaan asal Konisberg (Jerman) Immanuel Kant. Dalam pidato pelantikan keduanya sebagai presiden, Bush menawarkan suatu formulasi kebijakan luar negeri yang jelas dan tepat mengenai “Perluasan Demokrasi di Luar Negeri Sebagai Kunci bagi Keamanan Domestik Amerika Serikat”. Menurutnya, upaya penyelenggaraan hubungan internasional bersama negara-negara bebas dalam mendorong terciptanya demokrasi adalah suatu pendahuluan untuk mengalahkan musuh kita dan untuk menciptakan perdamaian bersama negara-negara bebas.

Strategi kebijakan luar negeri presiden G.W. Bush ini sesungguhnya didasari oleh teori yang cukup terkenal dalam studi Hubungan Internasional: “Teori Perdamaian Demokratik”, teori yang mengakar kuat dalam essainya Immanuel Kant, Perpetual Peace: A Philosophical Sketch. Dalam essainya, Kant sangat mendukung dibangunnya sistem republikan (demokrasi) dalam kehidupan politik bernegara. Karena baginya, konstitusi republik, disamping karena kemurnian asal usulnya (juga muncul dari kemurnian tentang konsep hukum), (juga memberikan prospek yang menguntungkan terhadap konsekuensi yang diinginkan), yaitu perdamaian abadi (perpetual peace). Alasannya adalah : Read more

Nelson Mandela

August 5, 2008 by verdinand  
Filed under non-konvensional

Sebenarnya saya tidak begitu mengenal dengan sosok Nelson Mandela. Tetapi setelah membaca majalah Time Asia edisi ke 72, saya baru tersadar bahwa banyak hal luar biasa yang dapat dipelajari dari seorang Nelson Mandela. Meskipun dipenjara selama 27 tahun di Pulau Robben, Mandela tetap semangat memperjuangkan perlawanan terhadap rejim apartheid. Setelah keluar dari penjara, Mandela menjadi seorang pejuang yang menggunakan prinsip perdamaian. Berkat kepiawaiannya dalam bernegosiasi, pemerintahan apartheid setuju untuk melaksanakan pemilihan demokratis multi-rasial pertama di Afrika Selatan. Mandela memperoleh nobel perdamaian pada tahun 1993 dan menjadi presiden Afrika Selatan pada tahun 1994.


Kini Mandela menjadi salah satu pemimpin terbesar dunia saat ini. Apa saja nilai-nilai kepemimpinan Nelson Mandela yang patut untuk ditiru? Read more