Konsep Human Security dalam Proses Peace-building di Aceh
November 27, 2007 by verdinand
Filed under domestik, perang damai
Deri Marret*
Tanggal 29 November 2007, tepatnya hari Kamis, Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia mengadakan sebuah seminar yang mengangkat tema “Masa Depan Aceh Paska MoU Helsinki dalam Kerangka Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Terdapat beberapa sub-tema yang akan dibahas dalam seminar tersebut tentunya terkait dengan proses rehabilitasi pembangunan paska penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Helsinki seperti peranan Pemerintah Daerah NAD dalam mengelola Propinsi NAD secara terintegrasi dalam Kerangka NKRI, langkah-langkah antisipatif terhadap tantangan di bidang politik, hukum dan pembangunan Good Governance paska MoU Helsinki, Membangun Perekonomian Aceh yang transparan dan bebas dari tekanan dan intimidasi kelompok tertentu, dan alternatif Peace-Building yang ideal bagi Aceh dalam kerangka keutuhan NKRI dan stabilitas keamanan internal. Dalam seminar tersebut juga akan hadir pembicara-pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing. Read more
“Blogger Sospol” Mau Jadi Apa?
Ini adalah pertanyaan yang krusial bagi seorang blogger. Liputan media massa yang sekarang begitu luas mengenai perkembangan blog tetap menyisakan banyak pertanyaan besar bagi seorang blogger. Apakah blog itu hanya sebagai hobi saja atau dapat menjadi ‘tambang’ dan titian karir masa depan? Lalu, bagaimana pula dengan blogger yang menulis tentang isu-isu sosial politik (sospol)? Pembahasan akan difokuskan bagi akademisi sospol (HI salahsatunya) yang kini sedang ‘kecanduan’ dengan yang bernama lengkap weblog ini. Sejauh mana blog dapat dijadikan pegangan bagi akademisi sosial politik dalam masa depan mereka? Apakah blog memiliki peran penting dalam profesi yang berkaitan dengan disiplin ilmu mereka? Read more
Diplomasi Ekonomi Bagi Reformasi Tata Kelola GLobalisasi
November 19, 2007 by verdinand
Filed under EKO-POL-IN, diplomacy
Binny Buchori & Imam Cahyono*
Bisakah Indonesia menjadi negara kelas menengah, tidak saja dalam hal pendapatan tetapi dalam hal kualitas kesejahteraan hidup dan sumber daya manusianya? Impian ini hanya dapat dipenuhi jika Indonesia mampu mengelola dan mengantisipasi arus globalisasi ekonomi. Sebagaimana diuraikan dalam skenario yang dikembangkan OECD (1997) dan GLobal Scenario Group (2006), globalisasi merupakan salah satu penggerak utama (drivers) dari perubahan perekonomian jangka panjang. Kejelian suatu bangsa untuk menyikapi globalisasi akan menentukan posisinya pada masa 20-25 tahun ke depan. Read more
Mempersoalkan Communist-phobia di Indonesia
Geradi Emsil*
Beberapa bulan yang lalu masyarakat dihadiahi dengan berita mengenai perusakan dan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu organisasi massa yang berafiliasi agama terhadap kader-kader sebuah calon organisasi politik yang bernama Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas). Alasan penganiayaan tersebut sangatlah jelas yaitu soal dugaan ideologi komunisme yang dibawa oleh Papernas. Pertentangan ideologi tersebut seakan meruncingkan konflik aliran yang ada di Indonesia. Stereotipe dan label yang dibawa oleh komunis sebagai sebuah ideologi terlarang di Indonesia seakan membenarkan tindakan perusakan dan penganiayaan oleh oknum lainnya yang merasa bertentangan. Read more
Kenaikan Harga Minyak Dunia dan Peluang Keberkahannya
November 6, 2007 by verdinand
Filed under EKO-POL-IN
Wahyu Setyawan*
Kenaikan harga minyak dunia yang hampir menyentuh angka 100 dollar Amerika Serikat (AS) per barrel, telah memberikan dampak luar biasa pada perekonomian global saat ini. Bisa dikatakan bahwa tidak ada satu negarapun yang menerapkan sistem ekonomi terbuka yang tidak merasakan dampak kenaikan harga minyak dunia tersebut. Adapun penyebab utama dari kenaikan harga minyak dunia ini ditengarai sebagai kombinasi dari adanya faktor ketegangan di Timur Tengah—antara Turki dan Irak yang penghasil minyak—serta masalah baru antara AS dan Iran, ditambah jatuhnya cadangan minyak AS menjelang musim dingin, serta keraguan akan penambahan produksi OPEC (Kompas, 27/10/07). Seiring dengan kenaikan tersebut, kemudian bermunculanlah berbagai dampak atas kenaikan harga minyak dunia tersebut. Seperti yang dapat kita lihat di Indonesia bahwa kenaikan harga minyak dunia ini telah menyebabkan industri manufaktur domestik terpukul telak. Namun demikian, tidak semua negara dengan adanya kenaikan harga minyak dunia ini lantas mengalami dampak negatifnya. Beberapa negara penghasil minyak dunia justru mengalami keuntungan dari kenaikan harga minyak dunia ini. Keuntungan dari kenaikan harga minyak ini kemudian banyak ditanamkan dalam bentuk Sovereign Wealth Funds (SWFs). Read more
Feminisme & Relevansinya bagi Studi Hubungan Internasional
November 1, 2007 by verdinand
Filed under non-konvensional
Asrudin *
Sudah umum dinyatakan kaum feminisme bahwa politik internasional adalah dunianya para lelaki. Pembuat kebijakan, konflik, dan perang, kesemuanya adalah dunianya laki-laki. Laki-laki adalah sumber peperangan dan satu-satunya solusi untuk menciptakan dunia yang damai adalah dengan menempatkan perempuan sebagai subyek yang setara dengan laki-laki. Benarkah perempuan lebih damai daripada laki-laki? Tulisan ini berupaya menjawab pertanyaan fundamental tersebut. Read more

