Hubungan Masyarakat vs Hubungan Internasional?
July 11, 2009 by verdinand
Filed under Life after HI, bloggerHI, headlines
Tulisan berawal dari kegusaran saya sebagai seorang alumnus HI yang bekerja di salah satu firma konsultasi hubungan masyarakat. Saya amat tertarik untuk mencari hubungan nyata antara pekerjaan saya dengan dunia ilmu hubungan internasional yang telah saya geluti sejak kurang lebih empat tahun yang lalu. Saya belum pernah mempelajari hal ini sebelumya, namun saya punya dua jawaban sementara, yaitu:
1. Public affairs
Inilah persinggunggan paling nyata antara pekerjaan saya dengan latar belakang ilmu saya. Keterkaitan antara korporasi, negara dan sistem internasional tentu bukan hal yang asing lagi bagi Anda dan komunitas hubungan internasional. Mata kuliah sistem perdagangan internasional, sistem ekonomi moneter internasional, hukum internasional atau kajian-kajian kawasan dapat membantu kita memecahkan masalah-masalah yang selama ini dihadapi oleh banyak korporasi dan badan publik. Tidak heran karenanya, lulusan HI juga banyak dibutuhkan oleh institusi non-negara karena relevansi ilmu hubungan internasional terhadap kepentingan institusi tersebut. Sebagai catatan Anda, di kantor saat ini saya bekerja, ada lebih dari empat konsultan aktif yang berlatar belakang ilmu hubungan internasional.
2. Hubungan Internasional/Masyarakat
Saya pernah bertanya kepada kolega saya, juga seorang alumnus HI, yang bekerja di divisi hubungan masyarakat di salah perusahaan perangkat lunak terkemuka dunia. Dia berkata kepada saya bahwa bahwa esensi hubungan internasional sebenarnya sama dengan ilmu hubungan masyarakat yaitu teknik/seni berhubungan antar aktor. Hanya selama ini ilmu hubungan internasional berfokus kepada aktor negara/non-negara sedangkan ilmu hubungan masyarakat lebih berfokus kepada individu dan korporasi.
Saya belum membaca satu tulisan yang menggali lebih dalam mengenai persinggungan antara ilmu hubungan masyarakat dan hubungan internasional. Tetapi dari penelitian singkat saya, dapat disimpulkan bahwa ilmu hubungan masyarakat dan ilmu hubungan internasional memiliki karakteristiknya masing-masing yang dapat saling melengkapi satu sama lain. Sehingga dibutuhkan penjabaran lebih detail melalui kajian literatur atau pembahasan kasus-kasus lintas-disiplin yang pernah terjadi di Indonesia.
Sebagai penutup, saya ingin mengatakan bahwa sangat menarik untuk meneliti dan mengeksplorasi keterkaitan antara ilmu hubungan internasional dan ilmu hubungan masyarakat. Ilmu hubungan masyarakat di satu sisi, sudah sangat berkembang lengkap dengan beragam kajian praktisnya sedangkan ilmu hubungan internasional sangat kaya akan literatur filosofinya. Bukan tidak mungkin akan banyak mahasiswa Hubungan Internasional yang mendalami ilmu hubungan masyarakat atau sebaliknya.
Satu hal yang pasti, apabila memang Anda seorang penggiat hubungan internasional dan tertarik untuk masuk ke dalam dunia hubungan masyarakat, maka Anda dapat menjadi salah satu kompetitor yang kuat dari pesaing-pesaing lainnya.
Salam perjuangan!
Life after HI (2)
March 8, 2008 by verdinand
Filed under Life after HI
Verdinand Siahaan*
Di salah satu forum HI di kaskus, saya terhenyak ketika membaca sebuah opini dari seorang kaskuser mengenai masa depan mahasiswa HI. Berikut petikannya:
-
“…HI UI cukup teoritis, dan saya belum melihat contoh HI yang aplikatif/practical untuk dunia kerja. Yang ada menurut saya hanyalah anak2 HI yang mengikuti mindset anak2 ekonomi dan masyarakat umum Indonesia untuk kerja di dunia swasta. Pengembangan ilmu HI di Indonesia tidak diarahkan untuk dunia kerja, saya pikir ini cukup jelas. yang ga jelas adalah mahasiswa2nya yang tidak komit untuk dunia keilmiahan HI, dan masuk dunia kerja praktek. Jadi sebenarnya yang tanggung itu siapa? HI-nya, kurikulumnya? atau peserta didiknya? Atau anda menganggap yang namanya prospek kerja anak HI itu selalu bersifat praktek? nggak ada hubungannya ama pengembangan teori2 HI?”
Menjadi Pekerja (atau Aktivis) Ornop, Siapa Takut ?
September 24, 2007 by verdinand
Filed under Life after HI
Herjuno NK*
Organisasi non-pemerintah (Ornop) atau juga sering disebut dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan salah satu pilihan tempat mengekspresikan diri yang baik bagi lulusan FISIP, atau Hubungan Internasional secara khusus. Di dalam kalangan LSM sendiri, menjadikan LSM sebagai tempat berkarier masih menjadi sebuah perdebatan. Di satu sisi, ada beberapa orang yang menjadikan pekerjaan di LSM sebagai sebuah profesi, namun di sisi lain ada juga yang menganggap LSM bukan jalur profesi, namun sebuah jalur yang diambil karena orang tersebut mempunyai kesadaran untuk berkontribusi pada transformasi sosial dan lebih berprinsip voluntary atau kesukarelawanan. Read more
Life After HI 2007: Beyond Borders
September 18, 2007 by verdinand
Filed under Life after HI

Pada tanggal 15 September 2007 kemarin, bertempat di AJB Bumi Putera FISIP UI, panitia TKHI BEDA (Bear the Dream and Acknowledge Yourself) melakukan hajatan yang mempertemukan angkatan-angkatan atas baik yang sudah mapan secara finansial (pada sesi I) maupun mereka yang baru saja merasakan hawa segar lepas dari HI (sesi II), berharap baik maba 2007, panitia HI 2005, maupun kakak-kakak alumni bisa saling mendukung di hidup kehidupan yang penuh perjuangan ini. Read more
Who Wants to be a Diplomat?
August 13, 2007 by verdinand
Filed under Life after HI
Supriyanto Suwito*
Apa yang terlintas di pikiran anda ketika mendengar kata “diplomat”? Jalan-jalan ke luar negeri, gaji dolar, penampilan stylish & dandy lengkap dengan jas dan dasi, kehidupan glamour, pintar bersilat lidah dengan bahasa-bahasa bersayap? Atau mungkin anda sepakat dengan adagium lama bahwa diplomat identik dengan protokol, alkohol, dan kolesterol? Imajinasi anda memang tidak terlalu salah, tapi juga tidak mencerminkan profesi diplomat secara benar dan utuh. Profesi diplomat jauh lebih luas dari sekadar hal-hal yang sering diimajinasikan oleh orang awam. Read more

