Perdagangan Bebas dan Pembangunan

September 18, 2008 by verdinand  
Filed under EKO-POL-IN, diplomacy, domestik

Syamsul Hadi (Pengajar Departemen Hubungan Internasional dan Kepala Cluster of Global Awareness FISIP UI)

Perundingan maraton dalam Konferensi Tingkat Menteri WTO di Geneva, 21-30 Juli, berakhir tanpa kesepakatan baru dalam perdagangan global. Negosiasi menemui jalan buntu ketika membahas mekanisme perlindungan atas sektor pertanian di negara-negara berkembang terhadap liberalisasi perdagangan yang lebih luas. Read more

Republik Kucing

May 28, 2008 by verdinand  
Filed under domestik

Verdinand Siahaan

Rupanya kucing lebih berbakti kepada negara dibandingkan warga negaranya sendiri. Ini beneran terjadi di Jepang. Kisah ini berawal ketika perusahaan kereta api Jepang,Wakayama Electric Railway, mengalami kerugian besar sehingga harus mem-PHK banyak karyawannya. Karena ketiadaan dana, perusahaan Jepang ini memilih hewan sebagai ikon perusahaan. Terpilihlah Tama, seekor kucing yang lahir dan dibesarkan di stasiun kereta api Kinokawa, provinsi Wakayama. Pekerjaan Tama sehari-harinya adalah duduk di depan stasiun dan bersedia berfoto dengan para penumpang. Meskipun pekerjaannya sederhana namun kehadiran Tama telah meningkatkan jumlah penumpang 10% lebih banyak dibandingkan tahun kemarin. Alhasil Tama kini mendapat promosi jabatan menjadi super-station-master dan menjadi sangat terkenal di Jepang. Bahkan sudah ada buku tentang Tama (Diary of Tama, the Station Master). Read more

Kebangkitan Negeri Panser

May 24, 2008 by verdinand  
Filed under domestik

Supriyanto*

Awal tahun 2000-an adalah masa-masa sulit bagi negara Jerman. Nilai ekspor menurun drastis, angka pengangguran meningkat tajam serta berbagai tunjangan sosial dipangkas. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah waktu itu semakin berkurang. Gerhard Schröder yang kala itu menjabat sebagai kanselir menjanjikan akan menekan angka pengangguran sampai 3,5 juta. Namun, sampai akhir masa jabatannya target tersebut gagal diwujudkan.

Kegagalan tersebut rupanya harus dibayar mahal oleh Gerhard Schröder. Pada pemilu tahun 2005 Ketua Partai Sosial-Demokrat itu harus merelakan lawan politiknya mengambil alih posisi kepemimpinan. Masyarakat Jerman menginginkan perubahan. Mereka menginginkan seorang figur yang dapat menyelamatkan Jerman dari jurang kehancuran. Dan pilihan itu jatuh pada seorang politikus wanita, Dr Angela Merkel, yang telah memimpin Partai Christlich Demokratische Union Deutschland sejak tahun 2000. Kebijakan Merkel yang cenderung kapitalis sebenarnya kurang disukai oleh masyarakat kelas pekerja karena lebih menganakemaskan pemilik modal. Namun, berkat kepiawaiannya dan dukungan solid dari partainya, Merkel mampu menyakinkan masyarakat bahwa strateginya adalah satu-satunya cara untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Read more

On Ahmadiyah

May 4, 2008 by verdinand  
Filed under domestik, non-konvensional

Ladies and gentlemen,

I’m sure all of us already knew the controversial case of Ahmadiyah. The Coordinating Board for Monitoring Religious Beliefs in Society (Bakor Pakem), the body that oversees (unorthodox) religious activity in Indonesia, has recommended that all activities of the sect Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) be stopped and the JAI dissolved. In other side, Adnan Buyung Nasution, member of President Advisory Board, disagree of this decision. He has spoken to the President that by prohibiting Ahmadiyah sect to pray will violate the basic rights of people to exercise their religious right. He added, Indonesia has suffered bad precedent when communist people (PKI) has been murdered mysteriously after new government (ORBA) declare to fight against communism in Indonesia.

I will not discuss whether Ahmadiyah is deviant or not. I know this is a sensitive issue since the issue comes around the belief of Islam. I just want to say two major thing in this writing. First, government should encourage conflicted groups to have intensive dialogue. Second, goverment must ensure the security of Ahmadiyah follower. Let me explain these arguments. Read more

General Election In 2009 and The Shapes of Indonesians Decision Makings

March 23, 2008 by verdinand  
Filed under diplomacy, domestik

Rahadhian T. Akbar*

Indonesia will face general election in 2009. Due to that big event, I was fascinated to seek how Indonesia will develop as an actor in the further next five years. So, the first question is, what kind of (foreign) policies do Indonesia will do in the next five years? How will Indonesians next leaders act or -at least- think? These notions came from the realities that every state in the world has their commonly built-in purposes. These purposes are the one who have the most significant role in the development of the national roadmap of foreign policy. Read more

Dimana Dewan Pertahanan Nasional?

January 7, 2008 by verdinand  
Filed under domestik, perang damai

Wendy Andhika P.*

Salah satu persoalan penting di dalam UU No. 3/2002 Tentang Pertahanan Negara adalah mengenai pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Namun sayangnya hingga kini dewan pertahanan belum terbentuk walaupun UU ini telah diundangkan sejak 6 tahun yang lalu. Read more

Konsep Human Security dalam Proses Peace-building di Aceh

November 27, 2007 by verdinand  
Filed under domestik, perang damai

Deri Marret*

Tanggal 29 November 2007, tepatnya hari Kamis, Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia mengadakan sebuah seminar yang mengangkat tema “Masa Depan Aceh Paska MoU Helsinki dalam Kerangka Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Terdapat beberapa sub-tema yang akan dibahas dalam seminar tersebut tentunya terkait dengan proses rehabilitasi pembangunan paska penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Helsinki seperti peranan Pemerintah Daerah NAD dalam mengelola Propinsi NAD secara terintegrasi dalam Kerangka NKRI, langkah-langkah antisipatif terhadap tantangan di bidang politik, hukum dan pembangunan Good Governance paska MoU Helsinki, Membangun Perekonomian Aceh yang transparan dan bebas dari tekanan dan intimidasi kelompok tertentu, dan alternatif Peace-Building yang ideal bagi Aceh dalam kerangka keutuhan NKRI dan stabilitas keamanan internal. Dalam seminar tersebut juga akan hadir pembicara-pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing. Read more

Mempersoalkan Communist-phobia di Indonesia

November 13, 2007 by verdinand  
Filed under domestik

Geradi Emsil*

Beberapa bulan yang lalu masyarakat dihadiahi dengan berita mengenai perusakan dan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu organisasi massa yang berafiliasi agama terhadap kader-kader sebuah calon organisasi politik yang bernama Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas). Alasan penganiayaan tersebut sangatlah jelas yaitu soal dugaan ideologi komunisme yang dibawa oleh Papernas. Pertentangan ideologi tersebut seakan meruncingkan konflik aliran yang ada di Indonesia. Stereotipe dan label yang dibawa oleh komunis sebagai sebuah ideologi terlarang di Indonesia seakan membenarkan tindakan perusakan dan penganiayaan oleh oknum lainnya yang merasa bertentangan. Read more

Memilih Demokrasi untuk Indonesia

October 8, 2007 by verdinand  
Filed under domestik

Pandu Utama Manggala*

Supaya tercapai suatu masyarakat yang berdasarkan keadilan dan kebenaran, haruslah rakyat insyaf akan haknya dan harga dirinya. Kemudian haruslah ia berhak menentukan nasibnya sendiri perihal bagaimana ia mesti hidup dan bergaul
-Mohammad Hatta-

Diskursus demokrasi di Indonesia tak dapat dipungkiri, telah melewati perjalanan sejarah yang demikian panjangnya. Berbagai ide dan cara telah coba dilontarkan dan dilakukan guna memenuhi tuntutan demokratisasi di negara kepulauan ini. Usaha untuk memenuhi tuntutan mewujudkan pemerintahan yang demokratis tersebut misalnya dapat dilihat dari hadirnya rumusan model demokrasi Indonesia di dua zaman pemerintahan Indonesia, yakni Orde Lama dan Orde Baru. Di zaman pemerintahan Soekarno dikenal yang dinamakan model Demokrasi Terpimpin, lalu berikutnya di zaman pemerintahan Soeharto model demokrasi yang dijalankan adalah model Demokrasi Pancasila. Namun, alih-alih mempunyai suatu pemerintahan yang demokratis, model demokrasi yang ditawarkan di dua rezim awal pemerintahan Indonesia tersebut malah memunculkan pemerintahan yang otoritarian, yang membelenggu kebebasan politik warganya. Read more

Islam Politik Tidak Akan Dibeli oleh Muslim Indonesia?

September 6, 2007 by verdinand  
Filed under domestik

Deri Marret*

Pertanyaan ini mengingatkan saya akan kuliah Politik Global Amerika Serikat oleh Ibu Suzie Sudarman, salah seorang dosen HI yang tinggal di Illinois, Amerika Serikat, Senin kemarin (4/09). Pernyataan yang membuat saya bertanya-tanya adalah ketika beliau mengatakan bahwa Islam politik tidak akan dibeli oleh mayoritas muslim Indonesia. Read more

Next Page »